
Ini anak pertamaku, namanya Nasmah Amajidah Syahri. Artinya adalah angin yang bertiup lembut yang lebih mulia dalam keluarga Syahri. Ia lahir di Bogor tanggal 07 Nopember 2003 dengan berat dan tinggi badan 3 Kg dan 50 cm. sejak usia 1,5 tahun, sifat2 kepemimpinannya sudah mulai kelihatan, ini ditunjang dengan kemampuan bicaranya yang membuat kagum keluarga besar kami. bahkan ketika mau tidurpun, minimal 15 menit dia akan cerita sendiri tentang pengalamannya tadi siang.
Saat ini ia berusia 5 tahun 4 bulan. Karena perkembangan baca tulisnya sangat bagus, rencananya tahun ini, tepatnya bulan Juli 09 nanti akan saya sekolahkan di sekolah dasar. sebelumnya ia ikut home schooling selama satu tahun. hanya yang membingungkan adalah memilih sekolah untuk anak saya. sekolah umum jelas tidak mungkin, karena sistem pendidikan dan pengajarannya tidak mendukung anak saya untuk menjadi orang pinter yang mencintai dan ikhlas memperjuangkan agamanya. memilih sekolah yang berbasis agama juga lumayan berat karena biayanya sangat mahal. dana awal masuknya saja hampir 8 juta rupiah. biaya bulanannya bisa mengurangi gaji saya sebanyak 600 ribu rupiah. aaaawwwwh….

akhirnya saya dan istri menjatuhkan pilihan pada sebuah home schooling setingkat SD yang pengelolahnya sebagian adalah teman2 istri saya. sebenarnya tidak murah2 amat, informasinya dana awalnya kira-kira 4,7 juta rupiah dan biaya bulannya sekitar 250 ribuan. dibanding sekolah umum masih sangat mahal, tapi sekali lagi kami tidak ada pilihan lain. karena rasa tanggung jawab sebagai orang tua yang harus menyediakan lingkungan yang baik bagi perkembangan kepribadian anak2 kami. insya Allah
__________________________________________________________

Anak keduaku juga seorang putri, namanya Kaysa al Dibaj Syahri. artinya cantik dan cerdas berdasarkan wahyu pertama yang dibawa Jibril As dalam keluarga Syahri. ia lahir di bogor pada tanggal 12 Maret 2006 dengan berat dan tinggi badan sama dengan kakaknya.
kini ia berusia 3 tahun kurang. selama 2 tahun, kaysa tumbuh sehat dengan ASI yang diberikan istri saya tanpa makanan tambahan apapun. kalau dulu kakaknya baru 1,5 tahun dengan ASI, harus dihentikan karena istri saya keburu hamil anak kedua (kaysa). saat ini kaysa sangat sehat dengan daya ingat yang luar biasa. hanya ada satu kekurangannya, dia belum lancar bicara.
selain itu kaysa juga memiliki sifat lebih pendiam atau pemalu. dia agak kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan yang belum dia kenal. untuk mengurangi sifat pemalunya, seringkali saya dan istri secara bergantian membawanya dalam aktivitas pengajian, demikian juga dengan acara2 keluarga, dia tidak pernah tidak disertakan. alhamdulillah terapi itu sedikit memberikan perubahan. sekarang dia bisa lebih terbuka dan mulai mau bermain dengan anak2 tetangga walaupun tidak ditemani oleh kakaknya.

__________________________________________________________
Nah ini dia yang baru nongol… namanya Mazaya al As’adah Syahri. artinya adalah keunggulan yang (bersifat) membahagiakan dalam keluarga Syahri. ia juga seorang putri yang lahir di Bogor tanggal 14 Februari 09 dengan berat dan tinggi badan 3,4 Kg dan 50 cm.
proses kelahirannya lumayan lama, pagi tanggal 13 februari umminya sudah kerasa mules dan ketika diperiksa, kata bidannya ini baru pembukaan 2, kemungkinan lahirnya masih 1 atau 2 hari lagi. mendengar kata bidan, saya dan istri memutuskan pulang lagi. tepat jam 3 pagi tanggal 14nya istri saya membangunkan saya agar mengantarkannya ke tempat praktik bidan karena dia merasa sudah tidak kuat lagi. untungnya tempat praktik bidannya tidak terlalu jauh dari rumah, jadi pas jam 3.30 menjelang subuh tanggal 14 Februari 09, putri ketiga saya nongol ke dunia dengan selamat. alhamdulillah









So sweet they are,
___________
merci beaucoup